PenggemarKebunemas.com

Banyak Orang mempertanyakan “Bagaimana Laba Berkebun Emas?” Bukan kah lebih baik simpan dirumah? Tidak Masuk Akal, karena pastinya ada biaya administrasi, ada bunga, ada biaya asuransi. Lalu bagaimana kalau terjadi huru hara? bagaimana kalau banknya bangkrut? Siapa yang akan bertanggungjawab?

Walah-walah… saya jadi bingung. Kalau…, bagaimana… terus kapan memulainya? Emang susah kalau masih didominasi otak kiri. Harusnya ikut EUnih biar otak kanannya mulai bersosialisasi. Eh.. Eh… kok sampai ke otak pula. Yang paling menarik dan paling banyak minta bocoran. Kembali ke kebunemas.

saya coba jalan-jalan dengan om Google, saya kenalan dengan blognya berkebunemas.wordpress.com, kemudian saya coba copas, seperti berikut ini.

Satu bukti lagi bahwa jurus cerdas berkebun emas adalah NYATA, SUNGGUHAN dan BUKAN TIPUAN bahwa tabloid bisnis dan ekonomi nasional terkemuka ” KONTAN” membahas investasi ala Kebun Emas ini pada edisi terbaru yaitu Edisi 14 – 20 Desember 2009 dan menjadi Isu Utama yang dibahas pada kontan edisi ini.


Sedikit kutipan yang bisa kami sarikan adalah:

“Investasi ala Berkebun Emas sedang marak. Imbal hasilnya lumayan. Jurusnya menggunakan layanan gadai emas bank syariah dan Pegadaian, dan pas untuk jangka panjang. Tapi, investasi ini tetap ada risiko”

Hal-hal yang dibahas lebih lanjut dalam artikel ini adalah:

* Mengapa anda harus menginvestasikan emasnya dalam emas batangan berkadar 24 karat dengan tingkat kemurnian 99,99%
* Mengapa anda lebih baik memilih Bank Syariah untuk mitra berkebun emas ini (disertai dengan alasan dan tabel analisa biaya gadai emas dari berbagai bank dan jasa gadai
* Kapan saat yang tepat untuk memanen emas yang ditanam dengan kebun emas ini
* Testimoni dahsyat dari narasumber Andy Wahyu Rizaldi (Samarinda, Kalimantan Timur) dan Maria Susanti. Dari 50 gram emas menjadi 2 kilogram emas!!!!
* Bagaimana mengendalikan resiko yang timbul dari investasi ala kebun emas ini dan saran dari para ahli untuk tips pengendalian resiko
* Profil Pak Rully Kustandar yang ditulis disana “..Tak ayal, kocek pengusaha ini semakin tebal”…..

Untuk liputan lengkap dan penjelasan lebih mendetail anda bisa mendapatkan di tabloid kontan terbaru atau anda bisa dapatkan langsung ebooknya disini!

Dapat Uang

Iklan