Masih ingat? bebera bulan yang lalu saya pernah share bahwa facebook akan ditutup? ternyata bukan itu saja bahwa Zuckerberg sebagai pemilik Facebook mengalami Stress. Inilah yang membuat saya juga bingung ketika saya sedang menulis ebook Rahasia Facebook Marketing ternyata ada issu yang seperti ini membuat saya merasa gmana gitu, pada hal sudah hampir finish (saat ini hal. 98).

Bagaimana ini bisa terjadi, berikut inilah informasi yang saya dapatkan untuk kita bisa ketahui bersama. Barang kali juga sudah dapat informasi dari website lain.

Mengelola Facebook ternyata membuat stress, sehingga Mark Zuckerberg akan menutup situs Facebook pertengahan Maret nanti. Ditutupnya Facebook ini berkaitan erat dengan tekanan yang luar biasa bagi para pengelolanya.

Polisi cantik di daerah rawan kiriminal tingkat tinggi

Owner Facebook

“Facebook sudah di luar batas kendali,” kata Zuckerberg dalam konferensi pers di luar kantornya Palo Alto.

Facebook saat ini menduduki peringkat atas sebagai salah satu bisnis terkaya di dunia. Para ekonom memperkirakan nilainya sekitar $7,9 miliar. Pertumbuhan yang luar biasa itu malah membuat pengelolanya stress, sehingga Facebook akan ditutup.

“Stres mengelola perusahaan ini telah membuat hidupku menderita,” kata pendiri social network terkemuka di dunia ini.

Karena sudah tidak tahan lagi menerima kesulitan dalam kehidupannya, maka Mark Zuckerberg akan menutup Facebook 2 bulan lagi.

“Saya harus mengakhiri semua kesulitan ini,” katanya, seperti yang dikutip Weeklyworldnews.

Keputusan untuk menutup situs Facebook itu memang sangat sulit, namun dia tidak memikirkan para facebooker yang akan bersedih akibat penutupan itu.

“Saya kira ini keputusan yang harus saya ambil,” lanjutnya. “Dan ini keputusan yang bijaksana, dan lebih baik. Tanpa Facebook orang akan pergi keluar rumah dan menemukan temannya secara nyata. Dan itu merupakan hal yang bagus,” tambahnya.

Tutup?

Polisi cantik dan ramah lingkungan di daerah rawan kiriminal tingkat tinggi

Facebook itu akan ditutup karena ia berharap ingin memulai hidupnya kembali menjadi “normal” . Buat apa kaya raya, kalau hidupnya malah menderita.

“Saya tidak peduli tentang uang. Saya hanya ingin kehidupan lamaku kembali,” kata Zuckerberg yang ingin segera menutup Facebook.

Selamatkan File Pribadimu

Para Facebooker, yang saat ini mencapai angka 500 juta orang, nanti tidak bisa lagi mengakses akun Facebooknya.

“Setelah 15 Maret, seluruh website (Facebook) akan ditutup (shutdown),” tambah Avrat Humarthi, Vice President of Technical Affairs Facebook.

“Maka, jika anda ingin melihat foto anda kembali, saya rekomendasikan anda untuk mengambilnya dari internet. Anda tidak akan bisa mendapatkannya lagi setelah Facebook ditutup,” nasehatnya kepada para facebooker.

User Marah, Orang Tua Lega

Ditutupnya Facebook tentu saja membuat para facebooker yang fanatik sangat marah setelah mendengar berita yang mengejutkan itu. Namun mereka tak berdaya dengan adanya penutupan facebook ini.

“Apa yang saya lakukan tanpa Facebook?” kata Denise Bradshaw, seorang siswa SMA dari Indiana.

Mereka tak tahu akan berbuat apa bila facebook sudah tidak ada, karena ditutup oleh pemiliknya.

“Hidup saya berputar di sekitar itu. Aku ada di Facebook setidaknya 10 jam sehari. Sekarang apa yang akan saya lakukan dengan semua waktu bebasku?” keluhnya.

Namun orang tua di negeri paman Obama itu malah merasa lega. Mereka berharap anaknya kembali normal.

“Aku senang mimpi buruk agar selesai,” kata Jon Guttari, orangtua dari Detroit.

Rupanya social network itu membuat anaknya lebih betah di kamar, daripada menjalin hubungan sosial yang wajar.

“Sekarang wajah remaja saya tidak akan terpaku pada layar komputer sepanjang hari. Mungkin aku bahkan dapat berkomunikasi dengan dia,” harapnya, setelah anaknya selama ini telah “dirampas” oleh Facebook.

Ternyata Hoax

Rumor yang bikin heboh berkembang pesat di internet bahwa Facebook akan ditutup itu ternyata adalah hoax alias lelucon.  Dan akhirnya fihk Facebook membantah rumor tersebut.

“Kami tidak mendapat pemberitahuan apapun soal penutupan, jadi kami terus bekerja,” tulis Facebook seperti dikutip dari AFP, Senin (10/1).

Berita Facebook akan ditutup itu mendadak menyebar cepat seperti virus, di Twitter, di Facebook, semua bertanya-tanya. Mereka awalnya bingung sumber berita tersebut. Ternyata setelah ditelusuri, seperti yang ditulis oleh About.com dan CNET, berita itu berawal dari situs komedi satir, WeeklyWorldNews.com. (tempo)

Share on Facebook anda biar tidak terlalu kaget dengan berita ini.