Selamat pagi teman-teman, kali ini tepatnya 20 Januari 2012, saya ingin menyapa anda melalui blog ini, yang biasanya saya selalu menyapa akun facebook ataupun aku twitter saya. Dalam keseharian saya banyak hal ide yang ingin saya gapai yang kadang-kadang membuat saya susah tidur. Apakah ini mimpi tetapi tidak tidur saya tidak tau. Tetapi anehnya ketika saya buka laptop semua ide tadi hilang sehingga sulit saya untuk menuliskannya kembali. Saya jadi teringat dengan tulisan saya yang lalu “Ngak tau judulnya tapi yang penting sudah menuliskannya“.

Impian Jangka Pendek

Gambar : Google

Tetapi pagi ini menunggu waktu akan berangkat ke gereja, saya mengingat sesuatu sehingga buru-buru mengambil laptop mumpung saya masih ingat. Kadang-kadang saya ada ide ketika mandi, ketika naik motor, atau ketika saya jauh dari laptop atau kertas dan pena sehingga membuat semuanya lupa.

Keinginan saya ingin memiliki organisasi untuk saling membangun dan saling memberdayakan sangat kuat dan sering berkecamuk dalam pikiran saya. Terinspirasi dari Muhammad Yunus Peraih Nobel yang pernah diceritakan oleh Renald Kasali dalam buku Change DNA. Terutama buat teman-teman terdekat yang selalu mengeluh tentang ekonomi keluarga yang semakin hari-semakin menurun, tidak memberikan semangat terutama ketika musim masuk anak sekolah, sayapun bingung padahal dalam program pemerintah katanya uang sekolah gratis. Maklum anak saya masih TK, 🙂

Hari ini saya menuliskan ini mudah-mudahan mengingatkan saya terus untuk mewujudkannya. Saya menyadari sepenuhnya yang namanya urusan sosial pasti berat karena semata-mata untuk mencari keuntungan, apalagi dari dilihat dari sudut SDM yang harus dibangun kembali untuk memiliki mindset yang lebih kreatif. Hanya saja saya jadi teringat dengan salah satu pemilik restoran diJakarta yang menyatakan bahwa “saya membuat Tuhan sebagai bos saya sehingga tidak ada yang perlu saya khawatirkan” yang diambil dari buku “God is My CEO” yang hingga sekarang saya masih mencari buku ini dalam terbitan bahasa Indonesia.

Sampai ketemu teman dilain kesempatan, hari ini saya sudah meluapkan isi hati dan kepala saya dalam tulisan mudan-mudahan menambah hasrat atau gairah saya untuk melakukan yang terbaik. Satu kalimat terakhir “Bangunlah jembatan untuk penyebrangan orang lain, maka kamu juga akan otomatis bisa menyebrang”. Is my “Impian Masa Depan

Iklan