Cuci Gudang? Ya., bener cuci gudang. Bagi anda para penggemar belanja pasti suka dengan istilah cuci gudang ini, karena bagaimanapun pastinya banyak barang yang bisa dibeli dengan harga murah. Cuci gudang biasanya dilakukan bisa karena berbagai faktor, apakah itu barang tidak laku, sudah expire, ada yang rusak dan lain sebagainya, sementara barang baru akan datang. Karena barang – barang ini memakan tempat maka dijual bahkan ada yang discount hingga 90% yang penting terjual.

Selama barang – barang yang belum terjual itu masih berada di gudang maka tidak akan bisa barang baru masuk karena tempatnya terisi penuh oleh barang yang belum terjual tersebut apalagi gudangnya memiliki keterbatasan dalam jumlah penyimpanan.

Ingat cuci gudang mungkin anda berfikir bahwa saya sedang menjual sesuatu dari barang-barang yang saya jual selama ini secara online, ha.. ha.. sayang sekali karena barang yang saya jual malah sudah ada yang order sebelum barangnya masuk, jadi gak sempat melakukan cuci gudang ha.. ha…

Tetapi sebenernya bukan itu topik yang ingin saya bicarakan dengan Cuci Gudang ini, dalam hidup kita juga secara berkala harus ada “cuci gudang”. Ada waktunya kita mengevaluasi diri, :

  • Hal-hal apa saja yang menyita hidup kita pada hal sama sekali hal tersebut tidak berguna dan tidak penting.
  • Teman-teman seperti apa yang selama ini menghabiskan waktu kita
  • Kebiasaan-kebiasaan buruk apa yang menghambat kemaksimalan kita
  • Sifat-sifat macam apa yang menghalangi kita mendapatkan berkat


Mungkin masih banyak lagi yang harus kita bersihkan dari dalam diri kita, hal-hal “negatif” yang menghambat pertumbuhan hidup kita kearah yang lebih baik. Siap melakukan cuci gudang besar-besaran? Ayo “cuci gudang” dari hati kita semua seperti kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian, fitnah dan segala macam lainnya.

Selama hati kita menyimpan hal-hal tersebut (kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian, fitnah dan segala macam lainnya) yang membuat kita terperosot, karena menyimpan hal-hal negatif tersebut” bagaimana mungkin hal-hal baik dalam hati kita, kalau tempatnya tidak ada lagi

Jangan sampai terhambat barang baru masuk gudang karena masih menyimpan barang-barang yang tidak diperlukan lagi, begitu juga dengan hati kita, jangan sampai niat baik sulit masuk karena tempatnya tidak ada lagi.