Hypnotis… barang kali sudah pernah dengar ya dan bahkan sudah sering lihat ditelevisi – televisi swasta yang saat ini tidak langka lagi, bahkan diperlombakan. Berangkat dari pengetahuan Hypno yang sering saya lihat ditelevisi, yang sering melihat bisa membuat orang tidur lalu yang menghipno bisa memerintah sesukanya, itulah yang tertanam didalam pikiran saya, apakah anda juga???

Belajar HYPNO-SELLING-DI-PEKANBARUMaka akhir – akhir ini, sebenarnya sudah banyak sekali ilmu ini digunakan, jadi bukan lagi hanya semata – mata untuk hiburan saja. Mungkin pernah dengar Hypno Selling, Hypno teraphy, Hypno Slimming dan lain sebagainya.

Nah kali ini saya ingin menuliskan sedikit saja, apa yang saya dapatkan dalam pembelajaran ini, dalam 1 hari full hypno selling yang saya ikuti. Sempat terpola dalam pikiran bahwa Hypno itu, bisa kita menghypnotis orang lalu suka – suka kita untuk memberikan barang apa saja yang kita jual untuk dibeli tanpa ada proses nego dan tanya2, pokoke begitu di hypno langsung beli semua barang yang kita jual, ternyata sodara….. bukan……

“hypnosis is the by-pass of the critical factor of the consicious mind followed by the establishment acceptable selective thinking” > hipnosis adalah penembusan faktor krisis pikiran sadar di ikuti dengan diterimanya suatu pemikiran seletif, U.S. Dept. of Education, Human Service Division”

Jadi adalah kesalahan pemikiran (mindset) tentang hypno selling ternyata yang ada dalam pikiran saya, saya tidak tau anda juga sama???? Jadi jika anda ingin sukses dalam menjual (success in selling) maka yang perlu dirubah adalah mindsetnya harus dibenarkan.

Ada 2 yang masih saya ingat dari beberapa pembelajaran dalam belajar hypno selling saat itu. 2 kunci penting dalam selling :

  1. TRUST (Reputasi, Penampilan, Gelar / Jabatan, Catatan Prestasi, Edifikasi dll)
  2. ADDED VALUE

Dari dua kunci tersebut, jika Trust terjadi maka logika akan menurun dan emosi naik (tindakan).  Kenapa demikian? Karena pada dasarnya manusia akan membuat keputusan berdasarkan bagaimana perasaan mereka, bukan seberapa logisnya suatu hal.

Lalu berbicara tentang, nilai tambah (added value) tentu, jika anda seorang penjual harus dapat memposisikan diri menjadi pembeli, sebagai contoh dapat berpikir :

  1. Mengapa harus membeli dari saya ?
  2. Mengapa harus beli sekarang
  3. Apasih bedanya dengan orang lain?

Dengan mengetahui 3 contoh di atas anda menjadi tau apa yang menjadi nilai tambah anda. Nah kembali lagi, manusia akan bertindak berdasarkan perasaan, bukan karena logisnya, karena itu perlu dibangun trust. Apakah hanya itu dalam Hypno Selling?? tentu tidak, karena saya sendiri ingat baru itu, so mudah – mudahan bermanfaat.

ARTIKEL TERPOPULER

  1. Private Bisnis Online di Pekanbaru Call-0857-678-07007
  2. Bicara Masalah Uang Ternyata ini Masalahnya
  3. Butuh UANG cepat, Pinjam ke Saya aja
  4. Uang Mengejar Anda dengan pak Tung Desem Waringin – TDW
  5. Memulai Bisnis Online Tanpa Modal