Oleh: Djony Edward

Kisah Pak Tani

Pak Tani

Beberapa tahun yang silam, seorang pemuda terpelajar dari Semarang sedang

berpergian naik pesawat ke Jakarta. Disampingnya duduk seorang ibu yang

sudah berumur. Si Pemuda menyapa, dan tak lama mereka terlarut dalam obrolan

ringan.

Klik Untuk Link

DapatUang

” Ibu, ada acara apa pergi ke Jakarta ?” tanya si Pemuda.

“Oh… Saya mau ke Jakarta terus “connecting flight” ke Singapore nengokin

anak saya yang kedua” jawab ibu itu.

” Wouw….. hebat sekali putra ibu, pemuda itu menyahut dan terdiam sejenak.

Pemuda itu merenung. Dengan keberanian yang didasari rasa ingin tahu pemuda

itu melanjutkan pertanyaannya.

” Kalau saya tidak salah, anak yang di Singapore tadi, putra yang kedua ya

Bu?? Bagaimana dengan adik-adiknya? ?”

Oh ya tentu, si Ibu bercerita : “Anak saya yang ketiga seorang Dokter di

Malang, yang keempat Kerja di Perkebunan di Lampung, yang kelima menjadi

Arsitek di Jakarta, yang keenam menjadi Kepala Cabang Bank di

Purwokerto,yang ke tujuh menjadi Dosen di Semarang.”

Pemuda tadi diam, hebat ibu ini, bisa mendidik anak anaknya dengan sangat

baik, dari anak kedua sampai ke tujuh.

“Terus bagaimana dengan anak pertama ibu ??”

Sambil menghela napas panjang, ibu itu menjawab, “Anak saya yang pertama

menjadi Petani di Godean Jogja nak”.

Pak Tani Pak Tani

Dia menggarap sawahnya sendiri yang tidak terlalu lebar ”

Pemuda itu segera menyahut, “Maaf ya Bu….. kalau ibu agak kecewa ya dengan

anak pertama ibu, adik-adiknya berpendidikan tinggi dan sukses di

pekerjaannya, sedang dia menjadi petani “??

Dengan tersenyum ibu itu menjawab,

” Ooo …tidak tidak begitu nak….

Justru saya sangat bangga dengan anak pertama saya, karena dialah yang

membiayai sekolah semua adik-adiknya dari hasil dia bertani”.

Apapun Pendapat Anda silahkan berikan komentar Anda disini

share

PUPUK KIMIA

Urea NPK NPK
PUPUK UREA adalah pupuk kimia yang mengandung Nitrogen
(N) berkadar tinggi. Pupuk Urea berbentuk butir-butir kristal berwarna putih, dengan rumus kimia NH2 CONH2, merupakan pupuk yang mudah larut dalam air dan sifatnya sangat mudah menghisap air (higroskopis). Pupuk urea yang dijual di pasaran biasanya mengandung unsur hara N sebesar 46% dengan pengertian setiap 100 kg urea mengandung 46 kg Nitrogen.

PUPUK SP – 36 merupakan sumber hara fosfor bagi tanaman. Pupuk SP – 36 berbentuk butiran berwarna keabu – abuan. Unsur hara Fosfor yang terdapat dalam pupuk SP-36 hampir seluruhnya larut dalam air. Pupuk ini tidak mudah menghisap air, sehingga dapat disimpan cukup lama dalam kondisi penyimpanan yang baik. Sesuai dengan namanya(SP-36) kandungan hara Fosfor dalam bentuk P2O5 pada pupuk ini yaitu sebesar 36%.

PUPUK NPK merupakan jenis pupuk majemuk yang mengandung unsur hara makro Nitrogen (N) , Phospor (P) dan Kalium (K). Pupuk ini berbentuk butiran (prill) dengan bulatan besar berwarna merah bata. Pupuk ini termasuk pupuk yang tidak mudah menyerap air, sehingga tahan disimpan lama di dalam gudang. Kandungan Nitrogen, Phospor dan Kalium pada pupuk NPK yang dijual di pasaran ini bervariasi. Perbandingan kandungan yang paling lazim dijual di pasaran yaitu :
1. 15 : 15 : 15
2. 15 : 15 : 6 : 4
3. 15 : 15 : 17 : 2
Ket → perbandingan di atas dibaca Nitrogen (%) : Phospor (%) : Kalium (%) : Magnesium (%)

pupuk kimia adalah zat subtitusi kandungan hara tanah yang dibutuhkan oleh tumbuhan.

Tetapi seharusnya unsur hara tersebut ada ditanah secara alami dengan adanya “siklus hara tanah”
misal dari tanaman yang mati kemudian dimakan binatang pengerat/ herbivora, kotorannya atau sisa tumbuhan tersebut diuraikan oleh organisme seperti bakteri, cacing, jamur dan lainnya.

nah sikulus inilah yang harusnya di jaga, jika mengunakan pupuk kimia terutama bila kebanyakan maka akan memutuskan siklus hara tanah tersebut terutama akan mematikan organisme tanah. jadinya memang subur saat awal tetapi jadi tidak subur dimasa akan datang. Untuk itu sebenarnya perlu dijaga dengan pola tetap menggunakan pupuk organik.

DAMPAK DARI PUPUK KIMIA
Dampaknya zat hara yang terkandung dalam tanah menjadi diikat oleh molekul2 kimiawi dari pupuk sehingga proses regenerasi humus tak dapat dilakukan lagi. Akibatnya ketahanan tanah/ daya dukung tanah dalam memproduksi menjadi kurang hingga nantinya tandus. Tak hanya itu penggunaan pupuk kimiawi secara terus-menerus menjadikan menguatnya resistensi hama akan suatu pestisida pertanian.

Masalah lain adalah penggunaan Urea biasanya sangat boros. Selama pemupukan Nitrogen dengan urea tidak pernah maksimal karena kandungan nitrogen pada urea hanya sekitar 40-60% saja. Jumlah yang hilang mencapai 50% disebabkan oleh penguapan, pencucian (leaching) serta terbawa air hujan (run off).

Efek lain dari penggunaan pupuk kimia juga mengurangi dan menekan populasi mikroorganisme tanah yang bermanfaat bagi tanah yang sangat bermanfaat bagi tanaman.

TEKNOLOGI PEMUPUKAN DENGAN MIKROORGANISME INDOGENOUS
Teknologi ini akan memperbaiki kesuburan lahan. Karena teknologi ini disebut juga dengan AGPI yang bermanfaat untuk Memperbaiki sifat kimia, fisika dan biologi tanah sehingga struktur dan tekstur tanah menjadi serasi dan sehat, yang berarti dapat memperbaiki pertumbuhan tanaman. (baca AGPI)

Share of facebook


<<a target="_blank" href="http://KebunEmas.com/?id=petiemas"&gt;
KebunEmas.com


Petani apel semakin serius menggunakan pupuk organik. Selain ramah lingkungan, hasilnya lebih menguntungkan petani. Bukti keunggulan apel organik dipamer saat panen raya di Sumbergondo, Bumiaji, kemarin. Hanya saja persoalannya apel organik belum memiliki market khusus.

Maryono, pemilik lahan apel organik disela-sela panen raya oleh Wali Kota Batu Eddy Rumpoko menunjukan berbagai kelebihan apel organik. Di musim tanam kali ini, dia bakal mendapat keuntungan Rp 7 juta dari penjualan tiga ton apel organik yang dipanen kemarin.

Panen Raya Apel

baca selengkapnya selengkapnya

Tidak Mau repot untuk membuat pupuk organik

Untuk itu Tiens Golden Harvest sebagai pupuk organik Cair, disamping meningkatkan hasil sampai dengan 40% juga akan mengurangi penggunaan pupuk Kimia hingga 50%, kata “Maryono”.

baca Selengkapnya tentang Pupuk Golden Harvest…

Share On Facebook?


Produk Organik Terbaik